Gara-gara Uang Panai’, Seorang Wanita Bunuh Diri di Jeneponto

Ilustrasi. -- int/biritta

BIRITTA.COM — Seorang wanita bernama Sia (31) di Jeneponto Sulawesi Selatan, akhirnya tewas akibat bunuh diri, Senin (08/07/2019).

Tragedi kematian Sia itu viral di media sosial, karena terkait uang panai’ atau mahar yang diminta oleh orang tuanya. Kisah ini bermula dari kekasih Sia bernama Rami yang datang melamar ke rumahnya, untuk melamar. Pihak keluarga Sia meminta uang panai sebesar 15 juta rupiah, sementara Ramli hanya memiliki uang 10 juta rupiah.

Selisih 5 juta rupiah untuk uang panai’ yang harus disiapkan oleh Ramli, lamaran itu tidak diterima. Akhirnya, pasangan kekasih itu nekad kabur dari rumah dan melakukan nikah sirih.

Usai melakukan nikah keduanya tinggal di rumah Rami di Bontomatene Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto.

Beberapa saat kemudian, keluarga pihak Ramli kembali mendatangi keluarga Sia di Karamaka Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Jeneponto untuk menyelesaikan masalah ini secara adat menurut tradisi yang berlaku. Namun sayang sekali usaha ini kembali gagal, karena pihak keluarga Sia tetap bertahan dengan jumlah uang yang diminta yakni 15 juta rupiah.

Ilustrasi uang panai’. — Foto: int

Akhirnya, Sia nekad bunuh diri diduga meneguk racun serangga karena permintaanya belum dipenuhi sang suami untuk menyelesaikan persoalan uang panaik itu.

Sia sempat dirawat pada rumah sakit Padjonga Dg Ngalle di Kabupaten Takalar selama dua hari, tapi karena terkendala biaya lalu dipulangkan ke rumah. Akhirnya, Sia menghembuskan nafas terakhirnya.(bs/rb)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*